Home / Bisnis / Triniti Dinamik Tuntaskan Konstruksi The SMITH Gelar Topping Off Ceremony

Triniti Dinamik Tuntaskan Konstruksi The SMITH Gelar Topping Off Ceremony

Setelah sebelumnya sukses membangun dan serah terima Springwood residence, Triniti Dinamik menuntaskan pembangunan proyek The SMITH. Penuntasan itu ditandai oleh pengecoran atap terakhir (Topping Off) yang berlangsung Kamis (12/11/2019). Triniti Dinamik merupakan member Triniti Land yang telah berhasil membangun sejumlah proyek di Alam Sutera, seperti Brooklyn, Yukata, Collins dan Marc Boulevard di Batam.

Dalam topping off ceremony tersebut, Presiden Direktur Triniti Dinamik, Samuel S Huang menjelaskan penuntasan konstruksi The Smith selesai saat pasar properti menunjukkan tren membaik sejak kuartal III 2019 dan diprediksi akan terus berlanjut di 2020. Hal itu didukung situasi politik yang semakin kondusif pasca terbentuknya pemerintahan baru hasil Pilpres 2019, penurunan suku bunga acuan serta kebijakan pelonggaran aturan loan to value (LTV) dan finance to value (FTV) yang efektif berlaku mulai akhir 2019. Samuel S Huang menjelaskan, kebijakan baru LTV dan FTV tersebut semakin mempermudah masyarakat untuk memperoleh akses pembiayaan perumahan khususnya untuk rumah kedua dan seterusnya. Kebijakan ini terutama akan berdampak kepada segmen hunian menengah atas yang selama ini bergerak agak slow. “Sinyal pulihnya ekonomi sudah terlihat sejak pertengahan tahun ini, sehingga kami melihat pasar properti di 2020 akan lebih baik setelah sempat tertahan di awal 2019 karena dinamika politik dan Pilpres. Tahun depan memberikan kesempatan yang tepat untuk masyarakat membeli properti, baik untuk dihuni, maupun sebagai sarana investasi,” kata Samuel kepada wartawan usai topping off The Smith, Alam Sutera, Tangerang, Kamis (12/12). Seperti diketahui, Bank Indonesia kembali akan melonggarkan LTV untuk kredit properti sebanyak 5 persen. Sementara bagi properti berwawasan lingkungan akan diberikan tambahan keringanan rasio LTV FTV sebesar 5 persen.

Relaksasi baik LTV maupun FTV yang mulai berlaku efektif pada akhir tahun ini, ungkap Samuel, diperkirakan akan berdampak positif pada 2020. CEO Triniti Land, Ishak Chandra juga menyampaikan hal yang sama dan diharapkan tahun 2020 kondisi sektor properti sudah mulai pulih. “Dilihat dari kondisi pasar yang ada, kami memperkirakan pasar properti di tahun 2020 bisa membaik tapi tidak dapat kembali lagi sebaik tahun 2010 2013. Hal ini disebabkan karena faktor ekonomi regional yang cenderung melambat dan juga belum kembalinya pasar Investor karena masih belum pulihnya kepercayaan terhadap pasar properti.” ujar Ishak. Selain didorong kebijakan yang dibuat pemerintah, rampungnya sejumlah proyek infrastruktur maupun transportasi serta stabilitas politik dan keamanan yang lebih baik setelah pelantikan kabinet baru juga diharapkan menjadi pemicu bergairahnya kembali industri properti di dalam negeri.

“Kami sangat bersyukur penjualan the SMITH sudah mencapai lebih dari 75%. Ini dikarenakan kami memilih konsep yang unik dengan market segmen yang jelas,” kata Bong Chandra, founder Triniti Dinamik. The SMITH merupakan bangunan Mix Use, yang terdiri dari 7 lantai perkantoran, 5 lantai SOHO dan 14 lantai Residential. Konsep 3.0 diterapkan dengan tepat sehingga menarik peminat para pembeli. Pertama yaitu Status. Di lobby the SMITH akan disediakan Giant LED yang dapat menampilkan profil dari perusahaan perusahaan yang memiliki perkantoran di The SMITH. Ini memberikan Status yang Prestisius untuk para tenant tersebut. Kedua yaitu Professional.

The SMITH menyediakan 1 lantai khusus untuk meeting room, conference room, reseptionis, lounge yang akan dikelola secara profesional oleh GoWork. Ketiga yaitu Komunitas. Dengan adanya co working space dan satu lantai yang dikelola oleh GoWork, the Smith memberikan peluang untuk nerworking. Kawasan Alam Sutera semakin berbenah diri sebagai pusat hunian dan pusat bisnis terkemuka di barat Jakarta. Sejumlah proyek apartemen menengah atas sedang dikembangkan di kawasan tersebut, termasuk The SMITH. Kehadiran banyak sekolah dan kampus bertaraf internasional di Alam Sutera turut memacu kebutuhan hunian di wilayah ini. Selain puluhan ribu mahasiswa, para investor juga turut menjadi pasar potensial apartemen di kawasan ini. Sejumlah kampus internasional di Alam Sutera antara lain Universitas Bina Nusantara (Binus) Binus ASO School of Engineering yang bekerjasama dengan Jepang, Swiss German University, dan Universitas Bunda Mulia.

Selain kampus sekolah, juga terdapat pusat kuliner yang selalu ramai, yaitu Flavor Bliss yang menyediakan berbagai ragam makanan khas Indonesia, Jepang, Korea dan Eropa. Di dalam kawasan Alam Sutera juga sudah ada rumah sakit taraf international, seperti Omni Hospital. Ada juga 2 mall besar, seperti [email protected] sutera dan Living World. Terdapat juga sport centre, IKEA dan hotel Mercure yang selalu tinggi “occupancy rate”nya.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Jangan Bawa Kasus Jiwasraya menuju Ranah Politik Kian Kusut & Bingungkan Publik Ekonom Indef

Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara meminta kasus gagal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *