Home / Sains / TRIBUNNEWSWIKI : Anakonda, Ular Raksasa Penghuni Hutan Amazon

TRIBUNNEWSWIKI : Anakonda, Ular Raksasa Penghuni Hutan Amazon

<div id='InformasiAwal'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Anakonda adalah ular tak berbisa yang memiliki ukuran raksasa. Mereka tinggal di perairan atau di dekat perairan di wilayah hangat di Amerika Selatan.

Anakonda merupakan penghuni sungai sungai di Brazil dan Guinea dan juga ditemukan di hutan hujan Amazon. Anakonda adalah ular constrictor. Artinya, mereka biasanya membunuh mangsanya dengan cara melingkari tubuhnya dan meremasnya sampai mangsa tidak bisa lagi bernafas.

Anakonda adalah salah satu dari dua jenis ular terbesar di dunia. Piton tertentu bisa tumbuh lebih panjang dari Anakonda, tetapi Anakonda jauh lebih berat. Anakonda adalah anggota dari keluarga boa.

Ada dua spesies Anakonda, yakni Anakonda raksasa atau hijau, dan Anakonda selatan atau kuning. Anakonda raksasa adalah spesies yang lebih besar. Ular ini biasanya berwarna coklat atau zaitun hijau dengan totol totol hitam berbentuk oval.

Anakonda kuning berwarna tan atau kuning kehijauan dengan totol totol hitam yang tumpang tindih. Anakonda terbesar mencapai panjang sekitar 30 kaki (9 meter), tetapi kebanyakan hanya tumbuh sampai sekitar 16 kaki (5 meter). Beberapa Anakonda memiliki berat sekitar 550 pound (249 kilogram).

Tubuh mereka yang besar dan tebal bisa berukuran sekitar 12 inci (30 cm) atau lebih. Anakonda biasanya berburu mamalia, reptil, dan burung di malam hari. Meskipun Anakonda mengincar mangsa yang lebih besar, mereka juga bisa membunuh kura kura, burung, atau hewan kecil lainnya dengan menggunakan mulut dan gigi mereka yang tajam.

Kadang kadang mereka akan menarik mangsa mereka ke bawah air hingga kehabisan nafas. Setelah membunuh mangsanya, Anakonda akan menelannya utuh. Sembilan bulan setelah kawin, Anakonda betina akan melahirkan banyak anak.

Seperindukan anak Anakonda bisa berjumlah 14 sampai 82 ekor. Satu ekor anak Anakonda bisa memiliki panjang lebih dari 2 kaki (0,6 meter). Anakonda memang adalah makhluk yang berbahaya tapi juga sangat mengesankan.

<div id='Klasifikasi'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Kerajaan: Animalia Filum: Chordata Kelas: Reptilia Ordo: Squamata Subordo: Serpentes Keluarga: Boidae Genus: Eunectes Spesies: Eunectes deschauenseei, Eunectes notaeus, Eunectes beniensis, Eunectes murinus Terdapat 5 spesies anakonda :

Eunectes beniensisDirksen, 2002 Anakonda Bolivia Eunectes deschauenseeiDunn & Conant, 1936 Eunectes murinusLinnaeus, 1758 Anakonda hijau Eunectes notaeusCope, 1862 Anakonda kuning Eunectes stirtoniHoffstetter, 1977 (punah) <div id='HabitatdanPerilaku'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Meski bisa hidup di darat dan di air, anakonda hijau cenderung lebih banyak menghabiskan banyak waktu di air.

Terlebih di malam hari, anakonda kerap mengapung di bawah permukaan air dengan sebagain kepala di atas permukaan. Kebiasaan ini juga dimanfaatkan untuk mengintai mangsa yang lewat atau berhenti untuk minum. Sementara target minum di air, anakonda akan melilit tubuh mereka tanpa menelan atau mengunyahnya.

Kecepatan gerak anakonda pun lebih cepat dibanding ketika berada di daratan. <div id='KemampuanMemangsa'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Dikenal sebagai predator paling ditakuti, anakonda memiliki kemampuan bersembunyi yang hebat.

Letak mata dan hidung yang berada di kepala bagian atas, memungkinkan hewan ini mengintai mangsa tanpa diketahui kehadirannya. Sepanjang sejarah, belum ada hewan yang tidak takluk pada anakonda. Hewan hewan seperti tapir, rusa, bahkan jaguar jadi santapan empuk anakonda hijau.

Meski kerap memangsa hewan besar, anakonda juga tak menampik bila ada ikan, burung, ataupun hewan mamalia dan reptile berukuran sedang lainnya. Kemampuan membelit mangsa adalah kekuatan terbesar anakonda. Selain memangsa hewan apapun di sekitarnya, anakonda hijau juga memangsa kelompoknya sendiri.

Kasus yang sering terjadi adalah anakonda betina memangsa anakonda jantan. Mengingat ukuran betina yang lebih besar dan lebih kuat. Kanibalisme ini terjadi karena anakonda betina membutuhkan asupan gizi yang lebih setelah melakukan perkembangbiakan.

<div id='Fakta fakta'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Berikut adalah fakta fakta tentang ularanakonda 1.Meskipun asal nama anakonda tidak diketahui, sebagian orang percaya bahwa anakonda berasal dari Sinhala (bahasa Sri Lanka) ‘henakandeya’ yang berarti ‘sesuatu dengan tubuh besar’.

Sebagian lain percaya anakonda diambil dari bahasa Tamil ‘anaikondran’ yang berarti ‘pembunuh gajah’. 2.anakondas juga dikenal di Amerika Selatan dengan nama lokal seperti matatoro (istilah bahasa Spanyol yang berarti ‘pembunuh banteng), serta yakumama dan sucuri. 3.Dari empat jenis anakonda, yaitu anakonda berbintik gelap, anakonda kuning, anakonda hijau, dan anakonda Bolivia, anakonda terbesar yang pernah ditemukan adalah anakonda hijau.

4.anakonda hijau dewasa bisa mencapai berat hingga 227 kilogram dengan panjang 9 meter. 5.Nama biologis dari anakonda hijau adalah Eunectes murinus, diambil dari kata Eunectes yang berarti ‘perenang yang baik’ dan murinus yang berarti ‘yang berburu tikus’. 6.Makanan utama anakonda adalah tikus, katak, kura kura, babi, rusa, dll. anakonda membunuh mangsa dengan melilitnya hingga mati kemudian langsung menelannya utuh.

Anakonda mencerna makanan dengan sangat lambat sehingga bisa bertahan tanpa makanan hingga satu tahun setelah memakan mangsa yang besar. 7.anakonda betina berukuran lebih besar dari yang jantan. anakonda betina melahirkan anak (tidak bertelur). anakonda betina bisa melahirkan sekitar 25 sampai 30 anak sekaligus. 8.Karena rahang yang tidak memiliki ‘engsel’, anakonda bisa menelan hewan besar seperti jaguar.

Anakonda bisa makan sampai 20 kilogram sehari. Sehabis memakan mangsa yang besar, anakonda mampu bertahan hidup tanpa makan selama beberapa minggu bahkan beberapa bulan. 9.Sebagai perenang yang baik, anakonda lebih memilih tinggal di dekat air.

Karena lubang hidung dan mata terletak di bagian atas kepala, anakonda berenang dengan semua tubuh terendam air sehingga sulit diketahui oleh mangsanya. 10.anakonda hampir tidak meninggalkan jejak saat bergerak di daratan. Mereka juga menghabiskan sebagian besar waktu di air. Hal ini membuat sulit bagi para ilmuwan untuk menemukannya dan melakukan penelitian

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Penjelasan Ilmiah Kalau Mencium Aroma Kentut Itu Bau

Kentut merupakan sesuatu yang normal dialami semua orang. Ini adalah proses pelepasan gas usus setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *