Home / Metropolitan / TPU Tegal Alur Persiapkan Liang Lahat Makamkan Jenazah Positif Virus Corona di Jakarta

TPU Tegal Alur Persiapkan Liang Lahat Makamkan Jenazah Positif Virus Corona di Jakarta

TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat adalah salah satu tempat pemakaman yang ditunjuk untuk memakamkan jenazah positif virus corona di Jakarta. Saat ini, sudah ada beberapa lubang telah selesai digali di area Blok AA ITPU . Sudah sejak Jumat (20/3/2020) pekan lalu, TPU jadi lokasi pemakaman korban di Jakarta.

Makam para korban berjejer di satu area. Bentuk hanya gundukan tanah tanpa nisan. "Untuk nisan nanti tergantung kesepakatan pihak keluarga. Kalau dari Dinas kita terima hanya saja yang sudah dimasukan ke dalam peti dan dibungkus plastik," kata Sanur. Sampai sore ini, masih ada sisa tujuh lubang yang telah selesai digali dan siap menampung .

Adapun untuk korban yang telah dimakamkan pada hari ini hingga Pukul 16.00 WIB sudah ada lima. "Kemarin kita ada sembilan sampai jam 10 malam. Makanya kita standy by semua. Kalau ada telpon dari pihak Dinas (Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta) kita udah siap tinggal nguburin," kata Sanur. Jenazah korban corona yang dimakamkan di TPU Tegal Alur memang khusus diurus oleh DinasPertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta atas koordinasi dari Dinas Kesehatan.

Kondisi tiba sudah berada di dalam peti dan dilapisi plastik untuk meminimalisir virus. Peti tidak dibuka lagi dan langsung dimakamkan oleh petugas yangmengenakan alat pelindung diri (APD) berupa jas hujan plastik, masker, sarung tangan dan sepatu boots. Sedangkan pihakkeluarga hanya diperkenankan melihat dari kejauhan.

Setelah pemakaman selesai dan area disemprot disinfektan, pihak keluarga barulah diperbolehkan mendekati . Mereka diwajibkan disemprot disinfektan dan mengenakan masker. "Jadi langsung diurus Dinas yang hubungin kesini makanya kita siap," kata Sanur.

Sanur mengatakan, untuk lubang korban digali lebih dalam dibanding lubang pada umummya. Pun dengan lebar dan panjang lantaran menyesuaikan ukuran peti. "Dalamnya dua meter lebih untuk lebih meminimalkan virus meski sebenarnya juga sudah aman karena dimasukin peti dan dilapisi plastik. Kalau panjangnya juga dua meter lebih, kalau lebarnya semeter karena ngikutin ukuran peti," ujar Sanur.

Pemerintah memperbarui data pasien positif atau kasus Covid 19 di Indonesia pada Jumat (27/3/2020) sore. Berdasarkan data yang dihimpun hingga hari ini, ada penambahan 153 kasus baru. Demikian hal ini disampaikan juru bicara pemerintahAchmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB padaJumat sore. "Ada 153 kasus baru, 11 pasien yang sembuh, dan 9 kematian baru. Total akumulasi kasus di Indonesia yakni 1046. Total pasien yang sembuh 46, dan total kematian mencapai 87 orang," ujarnya.

Sementara itu,274 orang menjalani isolasi di atau karantina di Rumah Sakit Darurat Covid 19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono mengatakan hingga Jumat (27/3/2020) siang, ada 342 orang yang datang ke Rumah Sakit Darurat Covid 19 Wisma Atlet Kemayoran. Dari jumlah tersebut 274 orang mejalani isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid 19 Wisma Atlet Kemayoran dan merujuk 4 orang yang dalam keadaan sakit sedang atau berat.

Dikatakan Eko, hingga saat ini belum ada pasien yang dipulangkan. Kendati demikian semua pasien dalam kondisi yang cukup baik. Sehingga, tak menutup kemungkinan sebelum 14 hari pasien dapat segera pulang.

"Bisa saja belum sampai 14 hari pasien bisa pulangkan karena riwayatnya sudah lewat. Dokter paru menyatakan kondisinya sudah lebih baik," kata Mayjen Eko Margiyono dalam konferensi pers di RS Darurat Covid 19, Jumat (27/3/2020). Menurut Eko, jika saat ini RS Darurat Covid 19 Wisma Atlet Kemayoran telah dilengkapi wifi, sehingga dengan kondisi ini pasien dapat mengurangi rasa jenuh saat menjalani isolasi. Bahkan pasien tetap masih beraktiftas di ruang isolasi.

"Kami menyarankan keluarga yang di rumah mau kirim perlengkapan saudaranya di karantina bisa ke tower 1 dan akan kami masukan di tempat saudaranya Itu," "Misalnya laptop, bisa bekerja di wisma atau pakaian, atau mengirimkan hal yang bersifat pribadi sehingga pasien nyaman di ruang perawatan yang ada," katanya. Eko juga kembali menjelaskan mengenai pasien yang dapat dirujuk ke RS Darurat Covid 19 Wisma Atlet Kemayoran yaitu salah satunya pasien yang dalam kondisi ringan atau sedang.

"Atau bisa juga masyarakat yang merasa mengalami gangguan atau sakit dengan karena Covid, ketiga biasanya dari keluarga menginformasikan atau masyarakat yang menderita atau di tempatnya kita bisa menjemput untuk dilakukan isolasi atau karantina di RS Darurat Covid 19," ucapnya.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Tetangga Ungkap Runut Kejadian Pemilik Warung di Depok Tewas Dengan Sejumlah Luka Bacok di Tubuhnya

Fauzan (33) tewas dengan sejumlah luka bacokan di tubuhnya, Rabu (1/4/2020) dini hari sekira pukul …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *