Home / Internasional / Termasuk wajib Bawa Suplai Darah 7 Fakta Unik Anggota Kerajaan Inggris Saat Bepergian

Termasuk wajib Bawa Suplai Darah 7 Fakta Unik Anggota Kerajaan Inggris Saat Bepergian

Keluarga Kerajaan Inggris selalu menjadi sorotan internasional. Hampir semua gerak gerik anggotanya, mulai dari Ratu Elizabeth II, Pangeran Charles, Pangeran William, Pangeran Harry, hingga para cucu pewaris tahta menjadi pemberitaan. Para anggota keluarga Kerajaan Inggris pun memiliki serangkaian aturan yang harus mereka ikuti.

Tak terkecuali saat mereka bepergian. Aturan aturan tersebut berlaku pada berbagai hal, mulai dari bagasi, makanan, benda benda yang harus mereka bawa, hingga berapa lama mereka hadir dalam suatu event. Jangan mengira, saat traveling, para anggota keluarga Kerajaan Inggris akan sepenuhnya bersenang senang.

Tak dipungkiri tentu mereka punya banyak uang untuk bisa mengunjungi tempat mana pun yang mereka inginkan di dunia. Namun, para pangeran dan putri, Duke dan Duchess, atau bahkan Ratu Elizabeth II hanya bisa bermimpi tentang jalan jalan santai, bersantai di kafe, maupun tamasya. Sebagian besar perjalanan alias trip yang dilakukan anggota keluarga Kerajaan Inggris hanya berupa pertemuan pertemuan resmi.

Setiap menitnya telah terikat pada jadwal yang ketat. Bahkan, mereka tahu benar kapan harus meninggalkan suatu event dan langsung masuk ke mobil. Biasanya, anggota keluarga Kerajaan Inggris hanya memiliki waktu 40 menit saat mengunjungi tempat tempat populer di dunia.

Penata gaya dan asisten pribadi Ratu Elizabeth II, Angela Kelly, biasanya membawa dua busana yang identik untuk Sang Ratu. Sebab, Ratu Elizabeth II harus selalu tampak bersih dan terawat. Jadi, untuk berjaga jaga tentang adanya situasi darurat yang tidak menyenangkan, Ratu harus bisa langsung berganti pakaian sebelum diperhatikan banyak orang.

Tidak boleh ada noda, lubang, atau bekas jahitan yang terlihat pada pakaiannya. Busana berwarna hitam merupakan satu item yang wajib dibawa para anggota keluarga Kerajaan Inggris saat bepergian. Tujuannya bukan untuk dikenakan pada acara acara resmi, melainkan untuk dikenakan ketika ada kerabat maupun sahabat yang meninggal dunia ketika mereka sedang berada di luar negeri.

Dengan begini, ketika mereka kembali ke negaranya, mereka telah mengenakan busana yang tepat. Aturan ini ditetapkan setelah ayahanda Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada 1952 ketika sang Ratu sedang berada di Afrika. Saat Ratu kembali ke negaranya, ia masih harus menunggu persiapan busana hitam di pesawat terlebih dahulu sebelum turun.

Suplai darah tentu menjadi salah satu hal paling tak biasa yang bisa kita temukan di antara barang bawaan para anggota Kerajaan Inggris. Berdasarkan protokol yang berlaku, mereka harus membawa suplai darah untuk mengantisipasi hal hal darurat. Selain itu, harus ada dokter pribadi yang ikut untuk membantu proses transfusi darah saat dibutuhkan.

Ke mana pun mereka pergi, para anggota Kerajaan Inggris mengajak serta sejumlah asisten. Mulai dari sekretaris, penata rambut, bodyguard, stylist, hingga babysitter. Mereka adalah orang orang yang dapat membantu saat perjalanan panjang.

Ratu Elizabeth II memiliki 34 asisten, sementara Duke of Cambridge alias Pangeran William memiliki sekitar 10 pembantu. Namun, Pangeran Harry dan Meghan Markle hanya didampingi oleh beberapa interpreter dan penata gaya pribadi. Menjadi representatif monarki Inggris, para anggota keluarga kerajaan harus belajar memberi salam atau menyapa orang dalam berbagai bahasa.

Mereka juga harus tahu dan mampu mengikuti aturan atau etiket di negara yang mereka kunjungi. Anggota Kerajaan Inggris selalu punya asisten yang membantu mereka bersiap siap untuk suatu perjalanan penting. Selain itu, mereka juga didampingi oleh interpreter (yang juga merupakan penutur asli dari negara negara yang mereka kunjungi) untuk menghindari jeda terlalu lama dalam percakapan dan menjawab pertanyaan apa pun.

Para staf istana akan menegosiasikan menu makanan bagi anggota Kerajaan Inggris dengan para chef di negara yang dikunjungi. Tidak boleh menambahkan bawang merah atau terlalu pedas untuk menjaga nafas tetap segar. Selain itu, tidak boleh ada seafood atau jenis makanan lain yang dapat menyebabkan sakit atau kejadian lain yang tak diinginkan.

Untuk Ratu Elizabeth II sendiri, ia lebih memilih untuk merahasiakan makanan favoritnya. Sebab, ia berpikir, apabila ia mengatakan hal itu kepada semua orang, makanan itu bakal selamanya disuguhkan untuk dirinya.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

di Antaranya Diduga Masih Anak-anak 25 Imigran Ditemukan di dalam Truk Berpendingin

Seusai kabar ditemukannya 39 mayat imigran di dalam truk lori di Essex, Inggris, kini ditemukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *