Home / Metropolitan / Polisi Cokok 12 Pengedar Sabu Jaringan Jaringan Malaysia-Pekanbaru-Jakarta

Polisi Cokok 12 Pengedar Sabu Jaringan Jaringan Malaysia-Pekanbaru-Jakarta

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap 12 tersangka pengedar sabu dan eskstasi yang tergabung dalam tujuh kelompok. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengungkapkan tujuh kelompok ini memiliki bos yang sama yakni DPO berinisial Mr. X yang masih berada di Jakarta. "Penangkapan tersangka pengedar sabu ekstasi berawal dari laporan masuk ke polisi ada seseorang yang jadi bos atau pengendali. Dia kendalikan beberapa agennnya dia. Dia punya agen yang bisa edarkan narkotika itu," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Argo mengatakan pihaknya sudah menyelidiki kasus peredaran narkoba ini selama 1 bulan. 12 tersangka ini tidak saling mengenal satu sama lain. Polisi menyita barang bukti mencapai 17,98 kg sabu dan 4.132 butir ekstasi. 12 tersangka ini ditangkap ditempat yang berbeda pada bulan 31 Juli hingga tanggal 8 September. Tersangka yang diamankan yakni HW, F, S, RA, E, AY, HW, HP, I, RY, YP dan TWS ditempat tempat yang berbeda seperti di apartemen Jakarta Utara, apartemen Jakarta Selatan, di sebuah mini marker di Sunter Jakut dan dipinggir jalan kawasan Jakarta Timur.

Argo mengatakan seluruh tersangka hendak menjual sabu maupun ekstasi ke wilayah Jakarta. "Mr. X tadi dia punya pengedar ada 7 lokasi ini tidak saling kenal satu dengan lain nggak kenal nah siapa yang antar nggak kenal. Karena dari Mr. X kita masih cari siapa kurirnya ini. Narkoba ini jenis putus tidak saling mengenal," jelas Argo. Para tersangka mengaku baru beberapa kali melakukan transaksi narkotika dengan DPO Mr. X yang saat ini masih berada di Jakarta.

Sementara itu, Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Iqbal Simatupang, mengatakan para tersangka menggunakan cara tempel dalam mengedarkan narkoba. Mereka meletakan narkoba serta uang di pinggir jalan. Para pelaku menghindari transfer dan pertemuan dengan pembeli. "Mereka dengan calon pembeli ada berbagai macam transaksi misal dengan cara tempel. Dia (Mr. X) bilang ada barang di satu tempat ini silakan ambil uangnya ditaruh di sini," tutur Iqbal.

Para pelaku mengemas sabu itu dengan bungkus teh berwarna hijau maupun merah. Polisi menduga narkoba itu berasal dari luar negeri dan berkualitas terbaik. "Itu kalau nggak salah bungkus teh hijau dari Cina kalau bungkus merah dari Myanmar asal barangnya kalau nggak salah," pungkas Iqbal. Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) UU nomor 35/2009 tentang narkotika. Seluruh tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Anak Elvy Sukaesih Ngamuk Gara-gara Tak Diutangi Rokok, Serang Pakai Samurai, Pernah Dirawat di RSJ

Anak pedangdut senior Elvy Sukaesih, HR, dikabarkan ngamuk dan rusak warung milik warga. Peristiwa tersebut …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *