Home / Internasional / Bocah 13 Tahun di London Meninggal Dunia Setelah Positif Mengidap Virus Corona

Bocah 13 Tahun di London Meninggal Dunia Setelah Positif Mengidap Virus Corona

Seorang bocah laki laki berusia 13 tahun di London meninggal dunia setelah dites positif untuk virus corona. Pihak keluarga mengatakan, bocah laki laki itu tidak memiliki kondisi kesehatan yang mendasar sebelum mengidap virus corona. Melansir Ismail Mohamed Abdulwahab yang tinggal di Brixton, London selatan, meninggal dunia di rumah sakit pada Senin dini hari (30/3/2020) kemarin.

Bocah laki laki itu dinyatakan positif mengidap virus corona pada Jumat (27/3/2020), selang satu hari setelah dia mendapat perawatan di Rumah Sakit King's College. Lebih jelas, Mark Stepheson, seorang kerabat keluarga mengatakan, ibu dari bocah tersebut dan enam saudara kandungnya saat ini tengah menunggu hasil postmortem. Lebih lanjut, keluarga Ismail mengatakan, mereka sangat terpukul oleh kematian bocah laki laki tersebut.

Mereka memberikan pernyataan rilis melalui Stephenson. "Ismail menunjukkan gejala dan kesulitan bernapas, ia dirawat di Rumah Sakit King's College," jelas keluarga tersebut. "Dia memakai ventilator dan kemudian koma, meninggal kemarin pagi," tambahnya.

"Sepengetahuan kami, dia tidak memiliki kondisi kesehatan yang mendasari virus corona, kami sangat hancur," ucap keluarganya. Lebih jauh, Dr Simon Clarke dari University of Reading buka suara. "Ini adalah pengingat, kita harus mengikuti nasihat dari para pejabat kesehatan dengan serius dan tinggal di rumah, mencuci tangan, dan menjauh dari semua orang," ungkapnya.

"Dengan mengikuti panduan, Anda dapat menyelamatkan nyawa orang tua atau kakek nenek yang disayangi," tegasnya. Secara terpisah, juru bicara untuk kepercayaan rumah sakit dari Yayasan NHS King's College angkat bicara. "Sedihnya, seorang bocah laki laki berusia 13 tahun yang dites positif virus corona telah meninggal dunia," ungkap juru bicara tersebut.

"Pikiran serta belasungkawa kami bersama keluarga tersebut saat ini," tambahnya. Sementara, Dr Nathalie MacDermott dari King's College London juga memberikan komentarnya. "Sangat menyedihkan mendengar kematian anak berusia 13 tahun yang terinfeksi Covid 19," tuturnya.

"Kasus ini menyoroti pentingnya kita semua mengambil tindakan pencegahan yang kita bisa, untuk mengurangi penyebaran infeksi virus corona," katanya. Penyebaran pandemi virus corona (Covid 19) terus bertambah untuk berbagai negara di dunia. Setidaknya virus yang pertama kali mewabah di Wuhan, China ini telah menyebar di lebih dari 200 negara.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyatakan, wabah virus corona sebagai pandemi global, sejak Kamis (11/3/2020), lalu. Melansir data worldmeters, hinggaRabu (1/4/2020) pukul16.20 WIB, kasus infeksi Covid 19 di dunia telah mencapai 862.495. Lebih lanjut, di Inggris terdapat25.150kasus infeksi virus corona.

Sementara untuk korban meninggal total ada42.510kasus kematian akibat Covid 19. Kendati demikian tercatat sebanyak179.104orang dinyatakan berhasil sembuh.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Warga Amerika Tertahan di Bandara Sejumlah Penerbangan Ditangguhkan Rusia Perpanjang Lockdown

Ratusan warga Amerika tertahan di Rusia setelah negara itu menangguhkan penerbangan internasional, Jumat (3/4/2020). Penangguhan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *