Home / Travel / Ada Kontes Bayi Menangis hingga Kebiasan Warga Pakai Penutup Wajah 7 Fakta Unik Jepang

Ada Kontes Bayi Menangis hingga Kebiasan Warga Pakai Penutup Wajah 7 Fakta Unik Jepang

Jepang bukan cuma terkenal sebagai negara yang punya banyak tempat wisata menarik, tapi juga fakta unik Jepang yang tak banyak diketahui. Mengetahui fakta unik Jepang mungkin akan membuat traveler sulit percaya. Khususnya bagi traveler yang baru pertama kali liburan ke Jepang, beberapa fakta unik Jepang berikut ini pasti terdengar aneh.

Jika semua orang tua berusaha membuat bayi tertawa, berbeda dengan kontes yang satu ini. Jepang memiliki sebuah kontes menarik bernama Baby Crying Sumo Festival . Kontes ini dilakukan oleh pegulat dengan menggendong bayi dan berlomba membuatnya menangis.

Menangiskan bayi dipercaya mempermudah membuatnya semakin gemuyk dan diyakini bisa mengusir roh jahat. Kontes ini dilakukan setahun sekali di Kuil Sensoji, Tokyo, Jepang. Fakta unik Jepang yang satu ini sempat membuat heboh jagat raya.

Jepang memiliki kekhawatiran terharap penurunan populasi masyarakat. Mayoritas penduduknya semakin tua dan bahkan beberapa di anatarnya sudah sangat tua. Penurunan jumlah populasi di Jepang bahkan mencapai lebih dari satu juta.

Jadi pemerintah Jepang mengatur layanan kencan secara cepat dengan tujuan supaya warganya segera menikah. Inisiatif kencan kilat oleh pemerintah bertujuan mendekatkan para lajang untuk menemukan pasangan yang cocok, menikah, dan punya bayi. Hikikomori merupakan fenomena di kalangan remaja yang membatasi diri dari kehidupan sosial.

Mereka cenderung membatasi diri untuk hubungan sosial dengan orang lain dan memilih menghabiskan waktu di dalam rumah. Mereka sepenuhnya hanya akan bergantung pada orang tua mereka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ada dua alasan orang di Jepang menjadi Hikikomori, yaitu karena tekanan ekspektasi yang ekstrem dari orang tua dan takut gagal.

Mayoritas penduduk Jepang senang bekerja berlebihan tanpa mempedulikan waktu. Keadaan tersebut menjadi penyebab utama meningkatnya jumlah kematian di Jepang. Bahkan, ada juga penduduk Jepang yang secara sengaja bunuh diri karena terlalu banyak tekanan dalam pekerjaan.

Orang orang menyebut insiden tersebut dengan nama 'karoshi'. Biasanya, orang orang yang mengalami hal tersebut berada dalam kelompok usia 25 60 tahun. Ada tradisi di Jepang yang unik dan dilakukan sudah berabad abad lamanya.

Banyak orang Jepang memilih mengadopsi anak laki laki dewasa yang berada dalam kelompok usia 20 30 tahun. Hal ini dilakukan untuk meneruskan ahli waris dalam keluarga. Orang Jepang cenderung akan mengadopsi anak laki laki dewasa dari kerabat laki laki terdekat mereka apabila tidak memiliki ahli waris laki laki.

Bahkan, ada juga yang sengaja menikahkan anak perempuannya dengan laki laki keponakannya untuk menjaga bisnis keluarga tetap berjalan. Wanita dengan gigi bengkok alias gingsul dianggap lebih menarik di Jepang. Dalam beberapa waktu, gigi bengkok menjadi tren di Jepang.

Bahkan, banyak wanita yang memiliki gigi normal dan rapi sengaja pergi ke dokter gigi untuk membuatnya bengkok atau gingsul. Hal ini dikarenakan banyak pria di Jepang menyukai wanita yang memiliki gigi bengkok atau gingsul karena dianggap lebih lucu. Sejumlah besar penduduk Jepang sering menggunakan masker muka di mana pun mereka berada.

Bukan dengan alasan menutup diri karena sedang sakit, justru mereka ingin mengurangi interaksi dengan orang asing. Tak hanya itu, sejumlah wanita juga sering menggunakan masker wajah karena malas menggunakan make u p. Jadi masker wajah ini cukup populer di Jepang untuk semua kalangan usia.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Influencer Rusia yang Tewas dalam Kecelakaan di Bali Potret Liburan Anastasia Tropitsel

Seorang influencer asal Moskow, Rusia, Anastasia Tropitsel mengaku betah berada di Bali. Ia mengaku bukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *